Rabu, 21 April 2010

Obama diteriaki kelompok Aktivis Gay



LOS ANGELES - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama sepertinya sudah biasa dikecam oleh pihak lawan politiknya. Seperti yang terjadi pada malam pengumpulan dana Partai Demokrat untuk Senator California Barbara Boxer, Presiden Obama diteriaki oleh kelompok aktivis gay.

Acara penggalangan dana yang berlangsung di Los Angeles, AS Senin 19 April tersebut, dipenuhi teriakan oleh aktivis gay yang menyuarakan pendapatnya. "Tolak kebijakan 'Don't Ask, Don't Tell'," teriak para aktivis gay tersebut.

Kebijakan "Don't Ask, Don't Tell" tersebut merunut pada kebijakan militer AS yang melarang kelompok gay dan lesbian untuk mengabdi kepada negaranya secara terbuka. Presiden Obama pun merespons teriakan para aktivis tersebut sambil mengatakan, "Kami akan melakukan itu (pencabutan kebijakan), tunggu sebentar."

Usai tanggapan Obama, kelompok aktivis gay langsung meneriakan slogan kampanye Obama, "Yes we can! Yes we can!."

Selama masa kampanye Presiden AS pada 2008 lalu, presiden kulit hitam pertama AS tersebut berulangkali bersumpah untuk menghapus kebijakan kontroversial tersebut. Pada pidato kenegaraan Januari lalu, janji tersebut kembali ia utarakan.

Namun usaha untuk menghapus kebijakan tersebut berlangsung lambat. Pemerintah mengklaim jika pencabutan secara keseluruhan kebijakan tersebut membutuhkan beberapa undang-undang yang harus disetujui oleh Kongres AS, untuk menyangkal kebijakan yang disetujui pada 1993 silam. Demikian diberitakan Associated Press, Rabu (21/4/2010).

Jawaban Presiden Obama pada malam penggalangan dana tersebut sepertinya tidak memuaskan para aktivis. Beberapa dari mereka bahkan terus mendesak Presiden AS ke-44 tersebut untuk bergerak cepat menghapus kebijakan tersebut.

Pada akhirnya presiden peraih Nobel Perdamaian tersebut berupaya untuk mengembalikan keadaan ke agenda acara saat itu, yakni pemilihan kembali Senator Barbara Boxer sebagai Senator California.

"Senator Boxer tidak menyutujui kebijakan 'Don't Ask, Don't Tell'. Jadi kalian tahu jika dirinya akan mendukung penuh pencabutan kebijakan itu," tegas Presiden Obama.

0 komentar:

Posting Komentar

Arhy Blog. Diberdayakan oleh Blogger.